Minggu, 10 Juni 2018

Mimudaku Gelar Uji Tahfidz Terbuka Juz ke-30 untuk Membangun Generasi Qur'ani


Keduabelas siswa-siswi Mimudaku lolos Uji Tahfidz Terbuka

            KUDUS - Ahad (10/6) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus gelar uji tahfidz terbuka juz ke-30. Dalam acara akhirussanah wisuda VIII dan uji tahfidz terbuka ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan penting dan sekaligus memberikan kata sambutan untuk acara  ini, antara lain Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kota Kudus, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Nurdin Rachmawan, S.Sos, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) Kec. Kota Kab. Kudus, dalam hal ini diwakili oleh Bapak H. Sukarjo, S.Ag., M.Pd., Komite MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Ismanto, S.Si.,M. Pd. (sekaligus perwakilan dari kelas VI), serta para wali murid MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus dari kelas 1-6. Acara akhirussanah wisuda VIII dan uji tahfidz terbuka juz ke-30 dipandu oleh dua Master of Ceremony (MC) cantik, yakni Ananda Shellyana dan Ananda Oktasya di bawah arahan Ustadzah Muzdalifah, S.Pd.I.

            Adapun siswa-siswi yang lolos uji tahfidz terbuka setelah sebelumnya diadakan uji tahfidz tertutup ada sebanyak 12 siswa. Keduabelas siswa tersebut telah diuji baik secara tertutup maupun secara terbuka. Uji tahfidz secara tertutup dimotori oleh Ustadz dan Ustadzah yang ahli di bidangnya. Ustadz dan Ustadzah tersebut adalah Ust. Hanik Hidayati, S.Pd.I, Ust. Nurul Khikmah, S.Pd.I, Ust. Muzdalifah, S.Pd.I, Ust. Subagiyo, S.Ag., dan Ust. Jauli Muflih, S.H.I. Alhamdulillah mereka berduabelas dapat menunjukkan hasil dari hafalan selama belajar di Mimudaku. Dari keseluruhan 34 siswa, yang lulus uji tahfidz sebanyak 12 siswa. Dalam hal ini Mimudaku secara jelas lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Uji tahfidz terbuka ini, secara tidak langusng dapat membuktikan bahwa hafalan juz ke-30 Mimudaku, penilaiannya jelas secara obyektif bukan penilaian subyektif semata. 

Dalam uji tahfidz terbuka juz ke-30, acara langsung dipandu oleh Ustadzah Hanik Hidayati, S.Pd.I. Ustadzah Hanik mempersilakan siswa-siswi berduabelas untuk menghafal Q.S. At-Takwir dan Q.S. Al-Muthaffifin secara bergantian. Kemudian Ust. Hanik mempersilakan para tamu undangan untuk menguji mereka secara terbuka. Kesempatan pertama adalah oleh Bapak Nurdin Rachmawan, S,Sos. beliau menguji Q.S. Al-Balad kepada Ananda Muhammad Farizqi Mubarak, hasilnya Ananda secara lancar dapat menghafal surat tersebut. Kesempatan yang kedua adalah oleh Bapak Pengawas Pendidikan Agama Islam Kec. Kota Kab. Kudus, beliau menguji Q.S. At-Takatsur kepada Ananda Lydia Rahma Zulva, hasilnya sangat luar biasa indah dan merdu. Begitu pula pada kesempatan-kesempatan yang lainnya, semua yang lolos uji tahfidz terbuka sungguh luar biasa.

Satu hal lagi yang membuat bangga dan terharu Mimudaku adalah ada salah satu siswa kelas VI yang telah menyelesaikan hafalannya hingga juz ke-29, subhanallah. Siswa tersebut adalah Ananda Rizqi Fauzan Diinul Haq. Meski target hafalan Mimudaku adalah hafal juz ke-30, akan tetapi siswa-siswi yang telah melampaui target tersebut diperbolehkan untuk melanjutkan. Demikian program unggulan dari salah satu madrasah di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Kota Kudus, yakni MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus.

            Acara tersebut juga dimeriahkan oleh beberapa penampilan yang cukup memukau pandangan mata, meski kala tampil di bulan Ramadan tak menyurutkan semangat mereka tampil maksimal. Penampilan dari Tim Paduan Suara Mimudaku membawakan sekaligus mengenalkan “Mars Mimudaku”  baik kepada seluruh civitas akademika maupun kepada masyarakat umum. Adapun Mars Mimudaku diciptakan oleh Ustadzah Partini, S.Pd.I dan diaransemen oleh Bapak Rian Hadi Prayitno (pelatih Tim Padus Mimudaku). Penampilan yang membuat tamu undangan bertepuk tangan dengan gemuruh adalah penampilan dari Sanggar Tari Muda Ceria membawakan tari kreasi dengan lagu “Cublak-Cublak Suweng dan Cingcangkeling”. Penampilan selanjutnya tak kalah menyedot perhatian publik, dua Srikandi cantik menampilkan Seni TSPM (mereka berdua meraih juara 2 Lomba PMR sebagai Duta PMR Tingkat Jawa Tengah). Penampilan selanjutnya adalah Trio Cantik Mimudaku, mereka berhasil membuat haru seisi Aula Muhammadiyah dengan lagu yang dibawakan “Mama” (mereka bertiga meraih juara 2 Lomba HW, cabang padus Tingkat Karesidenan Pati). (keoshi/ mimudaku)

Rabu, 28 Maret 2018

Mimudaku Sabet Medali Emas Pencak Silat Tingkat Nasional


KUDUS-Rabu (28/3) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), ikut serta dalam Open Tournament Pencak Silat Yogyakarta Championship 3 2018. Perhelatan akbar ini diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY). Sebanyak 2300 atlet pencak silat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, mulai hari ini Selasa ( 27/3/2018) hingga rabu ( 28/3/2018) mengikuti kejuaraan pencak silat Yogyakarta Championship 3 di Gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY).
” Kejuaraan ini digelar setahun dua kali pada bulan Maret dan Oktober. Terdiri dari kelompok SD, SMP dan SMA dan perguruan silat di seluruh Indonesia,” Ungkap Romi Ardiansyah Ketua panitia ketika ditemui disela – sela berlangsungnya kejuaraan pencak silat. Lebih lanjut Romi menjelaskan, Even tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Sayap Rajawali sebuah komunitas Pencak Silat dari berbagai aliran pencak silat. Adapun misi digelarnya even ini adalah untuk mengenalkan dan mempopulerkan pencak silat kepada khalayak ramai sebagai seni bela diri asli Indonesia warisan nenek moyang agar tidak kalah dengan bela diri dari luar negeri.
Yogyakarta Championship diadakan oleh Sayap Rajawali. Sayap Rajawali adalah komunitas Pencak Silat dari berbagai macam aliran pencak silat yang berbadan hukum. Permintaan untuk menyelenggarakan event kejuaraan Yogyakarta Championship ini pun telah kami terima dari berbagai pihak. Kami memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya bagi para peserta, untuk merasakan pengalaman bertanding dan kesempatan kemajuan prestasinya ke jenjang pertandingan selanjutnya.
Adapun Mimudaku mengirimkan seorang pesilat tangguh dalam perhelatan akbar tersebut. Pesilat tersebut atas nama Naila Nisrinaa Bahtiar. Ananda Naila Nisrinaa Bahtiar berhasil menyabet medali emas dalam Open Tournament Pencak Silat Yogyakarta Championship 3 2018 kelompok SD. Meski hari tanggal saat pertandingan tersebut bertepatan dengan kegiatan Outbound dan PPL, namun semangat dari Ananda Naila patut diacungi jempol. Sebab, setelah rela tidak mengikuti kegiatan tahunan dari Mimudaku, ia tetap dapat menunjukkan bakatnya dalam hal olahraga pencak silat tersebut. Ia sabet juara 1 hanya teruntuk dapat mengharumkan nama Mimudaku dan juga mengharumkan Kabupaten Kudus tercinta dalam kancah Nasional. (keoshi/ mimudaku)

Selasa, 13 Februari 2018

Tim Taruna PMR Mimudaku Praktik Langsung



            KUDUS-Selasa (13/2) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), mengunjungi UPT Puskesmas Purwosari Kec. Kota Kab. Kudus. Tim Taruna PMR Mimudaku yang berjumlah kurang lebih 25 siswa, disambut dengan baik oleh segenap karyawan puskesmas tersebut. Kegiatan kunjungan tersebut berlangsung dengan sangat komunikatif. Dari pihak Puskesmas acara sambutan diberikan oleh Kepala TU, Ibu Siti Latifah selaku wakil dari UPT Puskesmas Purwosari Kudus. Kemudian dari pihak MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus, acara sambutan diwakili oleh Bapak Subagiyo, S.Ag. Dalam sambutannya, Bapak Subagiyo menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan Tim Mimudaku ke Puskesmas Purwosari. Perlu kita ketahui bahwa MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku) adalah salah satu sekolah binaan dari UPT Puskesmas Purwosari Kudus.

Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi madrasah, khususnya bagi kegiataan esktrakulikuler dokcil (dokter kecil) dan PMR (Palang Merah Remaja) yang ada di Mimudaku. Beliau berharap dalam kunjungan ini, siswa-siswi Mimudaku dapat belajar dan praktik secara langsung penanganan luka berdarah, pertolongan pertama, pemeriksaan rutin, dan lain sebagainya.

Acara kunjungan Mimudaku  dibuka oleh Bapak Ridho, selaku koordinator UKS di Puskesmas Purwosari Kudus. Beliau yang mengkoordinir segala macam urusan di sekolah-sekolah binaan Puskesmas Purwosari Kudus. Seperti penjaringan siswa baru, pemeriksaan rutin, sosialisasi cuci tangan, sosialisasi gosok gigi, bias Dt dan Td, imunisasi, dan lain-lain. Acara selanjutnya adalah pengenalan siswa-siswi tentang Puskesmas Purwosari Kudus. Dalam acara pengenalan tersebut, acara dipandu oleh Bapak Imam, beliau adalah seorang ahli gizi di puskesmas tersebut. Siswa-siswi pun mendengarkan pengarahan dari beliau dengan sangat antusias dan khidmad.

Kemudian, siswa-siswi Mimudaku diajak berkeliling di area Puskesmas. Mereka dipandu oleh Bapak Ridho. Beliau dengan penuh kesabaran menjelaskan berbagai hal kepada siswa-siswi Mimudaku. Mulai dari pendaftaran, ruang tindakan, ruang dokter gigi, ruang instalasi, ruang periksa, hingga ruang farmasi. Kebetulan saat itu ada pasien dengan luka yang membutuhkan penanganan tindakan jahit. Adanya kejadian tersebut, siswa-siswi Mimudaku dapat langsung praktik menyaksikan tindakan pada luka. Selain menyaksikan tindakan pada luka berdarah, mereka juga diajari oleh Bapak Ridho penanganan pertolongan pertama pada penderita patah tulang. Beliau dengan penuh kesabaran mengajari siswa-siswi Mimudaku. Begitu pula ketika siswa-siswi Mimudaku mengajukan berbagai pertanyaan, beliau dengan penuh keikhlasan menjawab satu per satu pertanyaan dari mereka. Adapun yang mewakili siswa-siswi Mimudaku yang melakukan praktik langsung pada penderita patah tulang adalah Ananda Nabila Ahfa Rista dan Ananda Audi Aulia Yumna. (keoshi/ Mimudaku)

Selasa, 12 Desember 2017

Milad ke-57, Mimudaku Launching Drumband "Syiar Nada Mudaku" dan 2 Jam Bermain Bersama TK



            KUDUS - Selasa (12/12) MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus mengadakan beberapa rangkaian acara jelang Milad Mimudaku ke-57. Acara tersebut salah satunya adalah Launching Drumband “Syiar Nada Mudaku”. Mereka ingin agar masyarakat luas dapat mengenal lebih jauh seperti apa Mimudaku  itu. Kali ini Mimudaku  mengenalkan ekstrakurikuler terbaru mereka untuk semester genap mendatang, yakni Ekstrakurikuler Drumband. Berkenaan dengan launching drumband tersebut, Mimudaku juga mengajak TK-TK se-Kabupaten Kudus untuk bermain bersama.

"Dua Jam Bermain Bersama Mimudaku", demikian tajuk acara ini dalam rangka Milad MI Muhammadiyah 2 Kudus ke-57. Dikemas dalam permainan out door, para peserta terlihat antusias dalam mengikutinya. Hadir dalam acara ini adalah TK-TK se-Kabupaten Kudus yang didampingi oleh Ustadz/ Ustadzahnya. Acara “Dua Jam Bermain Bersama Mimudaku” ini diikuti oleh 600 peserta dari TK-TK se-Kabupaten Kudus.  

Setelah Sambutan kepala Madrasah (Ustadzah Partini, S.Pd.I.). Acara ini dibuka oleh Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kota Kudus (Bp. M. Asrori, S.Pd.). Untuk membangkitkan semangat, peserta juga dihibur dengan penampilan Drumband “Syiar Mudaku” oleh siswa-siswi Mimudaku Program Khusus. Dua jam bermain dan bersenang-senang bersama Mimudaku Sukses!

Meskipun diguyur air tercurah dari langit, namun tiada menyurutkan antusias anak-anak untuk tetap belajar dan bermain bersama Mimudaku. Sebaliknya, hal ini justru menambah semangat mereka untuk berlama-lama menikmati kegiatan yang bertempat di Lapangan Muhammadiyah Kudus ini.  Hal ini menjadikan Panitia terpaksa  berulang kali mengingatkan bahwa waktu bermain telah habis. Setelah semua kegiatan  terlampaui, maka acara ini dilanjutkan dengan pembagian kenang-kenangan menarik dari Mimudaku dan diakhiri penyerahan hadiah dari Tim Out Bound (Namira Tour) bagi para juara.  TK ABA VI juara III, ABA I juara II,  dan ABA X juara I. 

Uztadzah Partini menuturkan bahwa rangkaian acara ini akan dilanjutkan dengan lomba Tahfidz dan “Mlaku Bareng Mimudaku”. Acara Mlaku Bareng Mimudaku juga dimeriahkan oleh Drumband Syiar Nada Mimudaku dan ada bazar setelah jalan sehat. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Januari 2018 mendatang. Sampai jumpa lagi di Mimudaku Sukses, dalam episode berikutnya. (sby/ mimudaku)

Senin, 06 November 2017

Semarakkan Milad Muhammadiyah, Mimudaku Latih Siswa Wawancara




            KUDUS-Ahad (05/11) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus mengadakan beberapa kegiatan jelang Milad Muhammadiyah ke-105 M/ 108 H, MI Muhammadiyah 2 Kudus Program Khusus (Mimudaku), mengambil kesempatan ini untuk asah kemampuan siswa-siswi kelas 5. Kegiatan wawancara ini dalam materi mata pelajaran bahasa Indonesia semester 1, kelas 5. Oleh karena itu, pendidik mulai mengajarkan siswa-siswi untuk berani mewawancarai warga sekitar yang menngikuti kegiatan jalan sehat tersebut. Adapun dalam kelas tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok. Akan tetapi, yang akan ditampilkan adalah salah satu kelompok yang paling pertama mengumpulkan hasil wawancara tersebut. Adapun hasil wawancara tersebut sudah diubah menjadi sebuah narasi agar dapat dipresentasikan di kelas ketika pembelajaran di kelas sedang berlangsung. Kelompok pertama yang menyebut diri mereka sebagai kelompok cerdas, mewawancarai salah seorang guru dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni Ibu Muza. Kelomok cerdas tersebut mengumpulkan hasil wawancara atas nama Azkya Huwaidaa, Nabila Ahfa Rista, Risma Nabila Husnia, Verrel Pradipta, dan Nadya Ulya Yasmin.
            Hasil wawancara dari kelompok cerdas dapat kita simak bersama, yakni sebagai berikut: “Jalan sehat ini dalam rangka Milad Muhammadiyah yang ke-105 M. Adapun rute kegiatan jalan sehat ini adalah dari Jl. KHR. Asnawi -  Perempatan Jember – belok kiri ke – Jl. Sunan Kudus – Alun-alun – belok ke kiri – sampai ke Lapangan Muhammadiyah Kota Kudus. Adapun peserta jalan sehat ini kira-kira lebih dari 5.000 peserta. Peserta jalan sehat ini berasal dari instansi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Angkatan Pemuda Muhammadiyah. Doorprize utama dari jalan sehat ini adalah sepeda gunung. Acara ini dibuka oleh Ketua PDM Kudus, yakni Bp. Dr. Hilal Madjdi. Jalan sehat ini diikuti sampai tingkat STIKES (Sekolah Tinggi Kesehatan) Kudus, dan ada bermacam-macam acara lainnya yang mengiringi. Acara-acara lainnya adalah lomba mewarnai TK/RA tingkat Kabupaten Kudus, lomba kaligrafi SD/MI, jalan sehat + baksos, nobar, dan kejuaraan TSPM. Jalan sehat ini merupakan rangkaian acara dari Milad Muhammadiyah ke- 105 M/ 108 H. Adapun tanggapan dari narasumber terkait jalan sehat ini, adalah jalan sehat ini menyenangkan, ramai, menyemarakkan, dan menyiarkan Muhammadiyah kepada masyarakat umum. Kesan dan pesan dari narasumber untuk kami, adalah beliau berharap kami selalu rajin belajar, shalat 5 waktu, dan selalu membantu kedua orang tua.”
            Itulah hasil dari wawancara siswa-siswi Mimudaku yang ikut serta menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke- 105 M/ 108 H. “Saya senang dan bangga kepada siswa-siswi Mimudaku. Sebab mereka dapat menjalankan tugas portofolio dengan baik, meskipun saya sedang berada di luar kota saat acara berlangsung, namun mereka tetap antusias untuk dapat menyelesaikan tugas tersebut. Semoga kalian menjadi penulis-penulis muda yang baik di kemudian hari,” tutur guru pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 5.
Menurut Ibu Kepala Mimudaku yakni, Ibu Partini, S.Pd.I, beliau mengatakan bahwa kegiatan di luar kelas bagus untuk siswa-siswi mengenal banyak orang dan itu juga merupakan salah satu cara untuk dapat bersosialisasi terhadap masyarakat sekitar. Belajar itu tidak hanya akademik saja, akan tetapi menumbuhkan karakter yang agamis (pembiasaan sholat 5 waktu dan dhuha), berjiwa sosial (infaq setiap hari), dan berbudaya (mengenal masyarakat sekitar baik dari segi bahasa, kultur, adat istiadat, dan lain sebagainya) juga sangat penting untuk diajarkan. (keoshi/ mimudaku)